Usia 30-an membawa kejernihan. Tiba-tiba, pilihan yang kamu buat — atau tidak buat — di usia 20-an menjadi tidak bisa diabaikan.
Tidak mulai menabung sedini mungkin
Pensiun terasa urusan orang lain di usia 20-an. Tapi bunga majemuk tidak peduli berapa usiamu. Setiap tahun yang kamu tunda semakin mahal harganya.
Terlalu lama bertahan di pekerjaan yang salah
Kenyamanan adalah musuh pertumbuhan. Mereka yang berani mengambil risiko di usia 20-an kini berada di level yang berbeda di usia 30-an.
"Apa yang tidak kamu lakukan di usia 20-an lebih keras suaranya dari yang kamu lakukan."
Memperlakukan tubuh seolah tak bisa rusak
Kurang tidur, makan tidak teratur, tanpa olahraga — tubuhmu tahan di usia 20-an. Di usia 30-an, tagihannya datang.
5 penyesalan diam-diam di usia 30-an
- Tidak berinvestasi pada diri sendiri saat waktu masih berpihak
- Membiarkan rasa takut mengambil keputusan untukmu
- Mengutamakan pendapat orang lain di atas arahmu sendiri
- Menghindari percakapan sulit sampai menjadi mustahil
- Menunggu waktu yang tepat yang tidak pernah datang
Tidak membangun keahlian di luar pekerjaan
Jabatanmu bukan identitasmu. Mereka yang sukses di usia 30-an menghabiskan usia 20-an membangun keahlian yang tidak diminta siapapun.
Mengabaikan orang-orang yang benar-benar penting
Di usia 20-an mudah terbawa ambisi dan melupakan hubungan yang menopangmu. Di usia 30-an, sebagian orang itu sudah pergi.
"Kamu tidak bisa kembali dan mengubah masa lalu. Tapi kamu bisa mulai hari ini dan mengubah akhirnya."
Jalan Pintas Hidup · Cerita nyata untuk usia 20 dan 30-an kamu